Minggu, 03 November 2013

TANGGUNG JAWAB ATAS USIA MUDA

'anin-nabiyyi shollallohu'alaihi wasallama qola la tazuhu qodamu ibni adama yaumal-kiyamati min indi robbihi hatta yus'ala 'an khomsin, 'an umurihifima afnahu wa 'an syababihi fima abluhu wa malihi min 'aina iktasabahu wa fima anfaqohu wa madza 'amila fi ma'alima. Artinya: Rasulullah saw bersabda; pada hari kiyamat, setiap orang di sidang oleh tuhanya dan di tanya lima hal; tentang usianya di gunakan untuk appa?, tentang masa mudanya di gunakan untuk apa?, tentang hartanya di dapatkan dari mana dan kemana diblanjakan, dan ppenggamalanya terhadap apa yang diketahuinya. [hr. at-tirmidzi] KETERANGAN, kehidupan merupakan anugerah sekaligus ujian dari allah kepada manusia, dengan demikian, dari sisi anugerah, manusia harus berterimakasih atas nikmat yang sangat besar ini kepada sang khalik. sedangkan dari sisi ujian, manusia harus senantiasa sabar dan waspada dalam mengarungi kehidupan yang penuh dengan godaan dan tipuan. sebab usia kehidupan tidak berjalan permanen dan langgeng. pasti ada masa ahirnya. masa muda merupakan salahsatu episode dari rangkaian usia kehiduipan . dimulai dari masa bayi, anak-anak, remaja atau pemuda,masa dewasa, masa tua yang ditutup dengan kematian. Usia muda merupakan satu pnggal kisah dimana biyasanya setiap orang menikmati-nya dengan sepenuh hati. pada usia muda, secara fisik seseorang kelihatan sanggat rupawan dan tegap, Di samping itu semangat pun menggelora denggan begitu dahsyat, masih banyak kelebihan usia muda ini dibandingkan penggalan-penggalan masa yang lain. dapat disimpulkan bahwa masa kejayaan usia manusia terletak di usia muda. keunggulan yang dirasakan manusia dikala memasuki usia muda ini perlu diperhatikkan dengan cermat, ibarat pedang bermata dua, usia muda bisa menarik manfaat bagi diri sekaligus mengundang madharat. jika usia muda di manfaatkan denggan kegiyatan negatif, di kemudian hari akan datang gelombang penyesalan. sangat tepat jika usia muda merupakan usia kritis. setiap anak muda ibarat seseorang yang berada di persimpangan jalan. bila dia menempuh jalan lurus, kebahagiyaan bisa di gapai. bila jalan bengkok yang dipilih, kecelakaan telah menunggu di ujung jalan. dengan kata lain, ketika melewati masa muda dengan benar, masa berikutnya akan dilalui dengan cemerlang, begitu pula sebaliknya. sehingga rasullah saw sangat tepat ketika mengingatkan kita akan hisab di hari kiyamat atas usia muda yang kita jalani.

DIATAS SAJADAH CINTA

ya ALLAH , kasihanilah hambaMu yang lemah ini. Engkau Maha Tahu atas apa yang menimpa diriku. Aku tak ingin kehilangan cintaMu. Namun Engkau juga tahu, hatiku ini tidak mampu mengusir pesona kecantikan seorang makhluk yang Engkau ciptakan. Saat ini hamba sangat lemah berhadapan dengan daya tarikan wajah dan suaranya, ya allah berikanlah padaku cawan kesejukan untuk meletakkan embun-embun cinta yang menitis-nitis dalam dinding hatiku ini. ya allah, tuntunlah langkahku pada garis takdir yang paling Engkau ridhai. Aku serahkan hidup matiku untukMu.” hamba merayu kepada Tuhan Sang Pencipta hati, cinta dan segala keindahan semesta. hamba meratap hiba. Hatinya yang dipenuhi gelora cinta terus dipaksa untuk menepis noda-noda nafsu. Anehnya semakin dia meratap embun-embun cinta itu semakin deras air matanya mengalir. Rasa cintanya pada Tuhan. Rasa takut akan azab-Nya. Rasa cinta dan rindu pada nya dan rasa tidak ingin kehilangannya. Semua bercampur dan mengalir sedemikian hebat dalam relung hatinya. Dalam puncak munajatnya….

Sabtu, 02 November 2013

pemimpin penghuni surga di kalangan pemuda.

        'an abi said al-khudri rodhiyallahu qola, qola rasulullahi shollallohu 'alaihi wasallama al-hasanu wal-husainu sayyida syababi ahli al-jannah.

    artinya;
 
   dari abu said al-khudri ,rasullullah saw bersabda,  "hasan dan husain adalah penghulu pemuda di surga." [hr. at-tirmidzi]

     keterangan:
 
         hasan dan husain adalah dua cucu yang paling dikasihi oleh rasulullah swt, keduanya lahir dari rahim fatimah binti muhammad, buah pernikahanya dengan ali bin abi thalib,dari orang tua yang saleh dan saleha, lahirlah dua anak berbibit unggul ini.

   tidak berlebihan jika keduanya di naubatkan oleh rasulullah swt,sebagai penghulu {pemimpin} penghuni surga dari kalangan pemuda, sejak kecil, mereka sudah mendapatkan pendidikan langsung dari kedua orang tuanya. tidak cukup sampai disitu, mereka pun di gembleng [dididik] sendiri oleh tangan dingin sang kakek,manusia paling luhur di jagat raya ini , rasulullah saw. dengan penuh kasih sayang, beliau menurunkan ilmu-ilmu keislaman kepada mereka berdua, selaksa do'a beliyau panjatkankepada allah agar keduanya menjadi insan yang saleh dan ber akhlak luhur, manusia yang selamat di dunia dan akhirat. beliyau sangat menyayangi keduanya, dikarnakan tidak ada cucu yang menyejukan hatinya selain keduanya.

    bahkan dalam sebuah riwayat dikatakan, rasulullah saw. ketika ber khutbah di hadapan para sahabat, tiba-tiba turun dari mimbar ketika melihat hasan dan husain. segera beliyau menggendongnya dan kembali naik ke podium untuk melanjutkan khutbah. diwaktu terpisah, ketika mengimami shalat,  beliyau bersujud agak lama, tidak seperti biyasa. usai shalat, para sahabat yang menjadi makmum di belakang sepontan bertanya sebab musabab tempo sujud yang begitu lama. beliyau menguraikan, beliyau tidak bangun dari sujud dikarnakan kedua cucu tercinta ini naik ke punggungnya ketika sujud. beliyau tidak sampai hati kalau mengganggu kenikmatan kedua cucunya ini.

       dengan demikian, statmen rasulullah saw. tentang penggangkatan hasan dan husain sebagai imam bagi para pemuda di surga nanti merupakan ungkapan kasih sayang beliyau kepadanya,. di samping itu, statemen tersbut bernada isyarat kepada seluruh pemuda untuk meneladani etika ahli bait rasulullah saw yang agung ini.




                                                                                                    {ini semuwa aku ambil dai majalah pemuda pemudi yang di cintai nabi}